Perempuan Ini Bisa Mengeluarkan Air Mata Darah

Saturday, January 18, 2014

Perempuan Ini Bisa Mengeluarkan Air Mata Darah

Seorang perempuan asal Republik Dominika bernama Delfina Cedeno menderita penyakit yang langka. Perempuan berusia 19 tahun tersebut mengeluarkan air mata dan keringat darah. Cedeno juga mengeluarkan darah dari sela kuku, pusar, dan lubang hidungnya. Dia telah menderita penyakit sejak empat tahun lalu. Cedeno awalnya sangat bingung dengan kondisi dirinya. Banyak kerabatnya tidak percaya sampai mereka benar-benar melihat darah yang keluar dari seluruh tubuh perempuam malang ini. "Pada awalnya, tidak ada yang bisa membantu saya dan mereka menatapku seperti orang gila ketika aku mengatakan kepada mereka apa yang sedang terjadi," ujar Cedeno, seperti dikuttip Oddity Central, Kamis (12/12/2013).
â??Saya pernah mengeluarkan darah selama 15 hari sampai saya membutuhkan transfusi darah. Saya tidak tahu harus berbuat apa, saya sangat takut dan stres,â?? lanjutnya. Pihak dokter berhasil mendiagnosa kondisi langka yang diderita Cedeno. Dia mengidap hematidrosis yang menyebabkan tubuhnya memiliki 20 kali tingkat adrenalin dari orang normal. Perempuan tersebut mengeluarkan darah ketika tekanan darahnya naik pesat. Sebuah studi yang diterbitkan oleh Indian Journal of Dermatology menyatakan pembuluh darah di sekitar kelenjar keringat menyempit selama stres yang ekstrim. Pembuluh darah melebar ke titik pecah dan darah masuk ke dalam kelenjar keringat. Darah akan bercampur dengan keringat dan didorong ke permukaan kulit.
Jika Kamu Suka, Tolong Klik Tombol:
nonton tv online, panduan belajar blogger, blog hiburan, template seo friendly



Semoga artikel ini bermanfaat. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://most-unique-things.blogspot.com/2014/01/perempuan-ini-bisa-mengeluarkan-air.html. Terima kasih telah membaca artikel ini.
Judul: Perempuan Ini Bisa Mengeluarkan Air Mata Darah | Ditulis oleh | Rating Blog 5 dari 5
Reactions:

0 comments:

Post a Comment